Anggota Tim Sukses pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-JK, Marwan Jafar mengatakan hasil hitung cepat atau quick count lembaga survei tidak akan jauh berbeda dengan real count yang akan dilansir Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Menurutnya, sudah tidak perlu diributkan lagi hasil quick count.
"Ya tentu bahwa quick count itu tidak jauh berbeda dengan real count. Dan kami yakin bahwa quick count yang ada di pak Jokowi itu Insya Allah sama dengan yang di real count," kata Marwan di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2014).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB di DPR itu meminta agar tidak ada yang meributkan hasil quick count.
Dirinya menduga ada pihak-pihak yang ingin menghambat kemenangan Jokowi-JK karena meributkan hasil quick count.
"Karena saya berasumsi bahwa ada indikasi untuk mencoba menjegal kemenangan pak Jokowi dan pak JK," tuturnya.
Marwan menilai, berdasarkan hasil quick count Jokowi-JK mampu unggul suara sebesar 5 persen dari Prabowo-Hatta. Menurutnya, keunggulan 5 persen suara itu sangat besar yakni sebanding dengan tujuh juta suara.
"Dan oleh karena itu kami menginstruksikan kepada seluruh kader baik di daerah maupun di tingkat desa untuk sama-sama mengawal perjalanan surat suara yang akan ke KPU kabupaten maupun provinsi," tandasnya.
Successful team members pair Capres-Cawapres and Jokowi JK, Marwan Jafar says results count fast or quick count surveys the institution will not be much different from the real count that will be reported by the Electoral Commission (ELECTION COMMISSION). According to him,
had no need to fuss quick count result again. "Yeah
sure that quick count was not much different from the real count. And we are sure that a quick count in Mr. Jokowi it Insha Allah equal to that on the real count, "said Marwan in the Office of the DPP PKB, Central Jakarta, Thursday (10/7/2014).
man who also served as Chairman of the PKB Faction in the HOUSE of REPRESENTATIVES asked that no one meributkan the results of the quick count.
He guessed there were parties who want to obstruct the victory Jokowi-JK because a quick count of results meributkan.
"because I assume that there is an indication to try menjegal and Jokowi pack Pack victory JK," he added.
Marwan rate, based on the quick count result Jokowi-JK is capable of winning votes by 5 per cent from Prabowo-Hatta. According To Him, 5 percent advantage that sound very large which is comparable to the seven million votes.
"and therefore we instruct to all good cadres in the regions as well as at the village level to equally guarded ballot that will travel to the district ELECTION COMMISSION nor the province," he said.
正在翻譯中..

Anggota Tim Sukses pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-JK, Marwan Jafar mengatakan hasil hitung cepat atau quick count lembaga survei tidak akan jauh berbeda dengan real count yang akan dilansir Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Menurutnya, sudah tidak perlu diributkan lagi hasil quick count.
"Ya tentu bahwa quick count itu tidak jauh berbeda dengan real count. Dan kami yakin bahwa quick count yang ada di pak Jokowi itu Insya Allah sama dengan yang di real count," kata Marwan di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2014).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB di DPR itu meminta agar tidak ada yang meributkan hasil quick count.
Dirinya menduga ada pihak-pihak yang ingin menghambat kemenangan Jokowi-JK karena meributkan hasil quick count.
"Karena saya berasumsi bahwa ada indikasi untuk mencoba menjegal kemenangan pak Jokowi dan pak JK," tuturnya.
Marwan menilai, berdasarkan hasil quick count Jokowi-JK mampu unggul suara sebesar 5 persen dari Prabowo-Hatta. Menurutnya, keunggulan 5 persen suara itu sangat besar yakni sebanding dengan tujuh juta suara.
"Dan oleh karena itu kami menginstruksikan kepada seluruh kader baik di daerah maupun di tingkat desa untuk sama-sama mengawal perjalanan surat suara yang akan ke KPU kabupaten maupun provinsi," tandasnya.
正在翻譯中..
